Mikrotik Sebagai Router Gateway

Dalam melakukan pembuatan Router Gateway yang perlu diketahui adalah:

1. IP Public dari ISP tersebut= 202.169.224.1/contoh

2. Gateway dari ISP tersebut= 202.169.224.100/contoh

3. DNS 1 (Primary)= 202.169.224.200/contoh

4. DNS 2 (Secondary)= 202.169.224.201/contoh

Dan kemudian akan dilanjutkan ke tahap konfigurasi pada Mikrotik RouterOS dimana sebelumya proses instalasi telah selesai dilakukan.

A. Pemberian nama pada ether

interface set ether1 name=local

interface set ether2 name=public

B. Pemberian nama pada router device

system identity set name=chimera

C. Pemberian ip pada client

ip addres add address =192.168.1.1/24 interface=local

D. Pemberian ip pada public

ip address add address = 202.169.224.1/24 interface=public

E. Pemberian ip gateway

ip route add gateway = 202.169.224.100

F. Pemberian ip DNS

ip dns set primary-dns = 202.169.224.100

ip dns set secondary-dns = 202.169.224.201

G. Konfigurasi NAT

ip firewall nat add chain=srcnat action=masquarade out-interface=public

setelah itu coba ping ke ip public,ISP/gateway, dan DNS dari salah satu komputer client jika sudah menyatakan “reply” berarti konfigurasi telah berhasil.

3 thoughts on “Mikrotik Sebagai Router Gateway

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s